Karena tidak sah, yang namanya
ikatan pacaran itu suatu saat pasti akan putus tus tus . Tidak ada sejarahnya
aktivis pacaran yang pacarannya bisa awet bertahan lama sampai 1433 tahun
misalnya. Tidak ada! Suatu saat, yang berpacaran pasti akan putus, entah
putus jadi mantan, atau putus jadi manten. Seperti kata Bang Pidi Baiq,
"Tujuan pacaran adalah untuk putus. Bisa karena berpisah, bisa karena
menikah."
Nah yang putus kemudian jadi mantan itu yang biasanya
meninggalkan galau yang mendalam dan derita berbulan-berbulan, terutama
bagi pihak yang diputusin. Makanya buat yang berencana mutusin
kekasihnya, seyogyanya mencari cara dan kata-kata yang tepat, mutusin
secara baik-baik dan halus, yang kira-kira tidak meninggalkan luka hati
bagi sang calon mantan.
6 tips berikut ini bisa dijadikan pedoman ketika ingin memutuskan pacar dengan baik dan benar tanpa menimbulkan sakit hati.
1. Terlalu Cakep.
Sekarang ini hal-hal sepele bisa dijadikan dasar untuk mengakhiri
hubungan. Bahkan perbedaan cara makan gorengan saja bisa dijadikan
alasan. Tapi alasan-alasan seperti itu kelihatan banget bohongnya dan
pasti meninggalkan luka.
Berdasarkan pengalaman saya, diputusin
karena terlalu cakep tidak terlalu meninggalkan luka di dalam dada.
Begini cerita singkatnya:
"Bang kita putus aja ya?"
"Why?!" jawab saya dengan bahasa Amerika.
"Soalnya Papa aku nggak sudi punya calon mantu ganteng!"
Kalimat seperti itu tidak akan se-menyakitkan dibanding ketika diputusin dengan kata-kata basi: "Kamu terlalu baik buat aku..."
2. Terlalu Sayang.
Selain terlalu cakep, alasan putus yang tidak menyebabkan sakit hati lainnya adalah karena terlalu sayang.
"Sayang... Kamu sayang nggak diri kamu sendiri?"
"Sayang dong."
"Aku juga sayang kamu. Berarti kita berdua menyayangi orang sama ya, Sayang?"
"Hehehe..."
"Jadi gini lho, Sayang. Karena aku sayaaaaang banget sama kamu, aku
nggak rela kamu capek-capek ngasih perhatian ke aku. Nggak rela kamu
setiap saat sibuk mikirin aku. Jadi lebih baik kita putus aja ya,
Sayang? Ya, ya?"
3. Mau Membela Kebenaran.
Yang pernah
nonton film-film Superhero, pasti hapal kalau pacar-pacar si Superhero
biasanya jadi ikut terlibat dalam permasalahan si superhero dengan
musuh-musuhnya. Misalnya Marry Jane, dia selalu ikut jadi korban
musuh-musuh Peter Parker alias Spiderman.
Cewek yang tetap mau
menerima walaupun cowoknya seorang Superhero dan memiliki banyak musuh,
itu hanya ada di dalam film. Di dunia nyata, mana ada cewek yang mau
ikut terlibat dalam masalah-masalah besar yang dihadapi cowoknya dalam
menyelamatkan dunia. Diculik, dijadikan sandera, dianiaya, ikut
bertarung dan nyawanya terancam. Tidak perlu seheroik itu, di kehidupan
real cowoknya terlalu sibuk kerja atau kuliah dan kurang perhatian saja,
si cewek sudah tidak betah.
Jadi memutuskan hubungan dengan alasan mau memberantas kejahatan bisa dijadikan pilihan.
"Sayang aku ingin kita sudahan saja. Aku mau serius membela kebenaran..."
Percayalah, diputusin dengan alasan seperti itu dampaknya tidak akan
sesakit dibanding diputusin dengan alasan "Aku mau serius kuliah," tapi
beberapa hari kemudian tiba-tiba si dia sudah menggandeng pacar baru.
4. Putus Romantis.
Semua orang terutama kaum cewek, pasti menyukai hal-hal yang berbau
romantis. Perlakuan romantis bisa membuat hati seseorang berbunga-bunga,
bahkan klepek-klepek kayak ikan sepat manjat gunung sibayak. Dan jika
mau, sebenarnya mutusin pacar juga bisa dilaksanakan secara romantis.
Caranya ajak sang calon mantan candle light dinner di sebuah kapal
pesiar atau tetanik di belawan siapa tau ada . Kemudian setelah selesai
makan, sambil berlutut di depannya berikan cincin atau bunga, terus
katakan: "Sayang... Mau kah kamu menjadi mantanku?"
5. Korban Sinetron
Belakangan ini lagi ngetren sinetron-sinetron lokal yang mengambil
nama-nama fauna. Kayak misalnya Ganteng Ganteng Seringgila atau 7
Manusia Macan. Dan sebenarnya kalau mau kreatif, sinetron-sinetron
tersebut bisa dijadikan inspirasi untuk memutuskan pacar.
"Sayang kayaknya kita harus segera putus deh. Soalnya Papaku manusia harimau. Kamu nggak mungkin kuat menghadapi dia."
Mengajak putus dengan kalimat tersebut tidak akan membuat calon mantan
sakit hati dan menangis. Malah bisa jadi dia akan tertawa. Karena
mengganggap kita sudah gila.
6. Lewat Gombalan
Kebanyakan
orang pasti suka digombalin, tidak peduli cowok ataupun cewek. Digombali
rasanya menyenangkan. Dan sebenarnya selain sebagai sarana untuk
menggoda pasangan, kata-kata gombal juga bisa digunakan memutuskan
hubungan.
Misalnya begini:
"Aku ingin kita putus sekarang juga!"
"Kenapa?"
"Pokoknya aku ingin kita putus sekarang. Trus nanti pas kamu ulang
tahun, kita balikan lagi. Supaya aku menjadi kado yang terindah buat
kamu..."
Diputusin dengan metode seperti itu kayaknya tidak akan
membuat hati terasa sakit. Justru terasa berbung-bunga dan menstruasi
dari hidung.
7. Mau Menikah.
Seperti kata mutiara Kang Pidi Baiq di atas, Tujuan pacaran adalah untuk putus, bisa karena menikah, bisa juga karena berpisah.
Contoh cara mutusin pacar karena mau menikah:
"Sayang kita putus ya?"
"Kenapa?"
"Aku udah bosen jadi pacar kamu. Aku maunya jadi istri kamu aja. Putus
maksudnya mari kita putuskan kapan tanggal pernikahan kita."
Putus model begini dijamin 100% tidak akan menyebabkan sakit hati, justru bikin hepi. Kecuali mau menikahnya dengan orang lain.
Demikian saja beberapa tips mutusin pacar tanpa harus menyakiti. Semoga tidak bermanfaat. Caow!
Tunggu apa lagi ? Putusin gih
demikian Tipsnya gan semoga bermanfaat hahahahaha cekodit !!!
Jangan Lupa Like, dan Bagikan ya temen-temin kalo menurut kamu artikel ini menarik supaya semakin banyak temen maupun orang-orang tau cara memutuskan pacar tanpa menyakiti hehehe thanks guys, nantikan cerita menarik selanjutnya di artikel yang akan datang.